Nayyara sedang senang belajar tentang rambu, baik rambu lalu lintas atau rambu yang sering dipasang di tempat umum. Setiap kali melintas dijalan atau diajak ke mall, bank, atau ditaxi pasti nayyara akan bertanya ” bun, itu artinya apa?…”
Rambu DILARANG MEROKOK adalah salah satu dari sekian banyak rambu yang paling dihapal oleh Nayyara. Suatu hari saat saya mengajak Nayyara ke bank, dan diruang tunggu ditempel gambar DILARANG MEROKOK. Nayyara pun lsg berkata ” bun, tidak boleh merokok ya?…” Saya jawab “Iya”Ternyata saat itu ada seorang laki-laki yang merokok sambil baca koran. Nayyara pun langsung protes, inilah percakapan saya dengan Nayyara:
Nayyara : ” Bun, kenapa orang itu merokok?…. Kan disini ga boleh merokok.”
Bunbun : ” darimana mba tahu?… ” Nayyara : ” itu ada lambangnya bun..”
Bunbun : ” oh iya, mba pintar ya.., skrg mba berani ga tegor om itu dan bilang kl diruangan ini tidak boleh merokok”
Nayyara hanya tersenyum sambil menggeleng kepala. Saat itu yang ada perasaan bangga atas kecerdasan putri saya. Yang sangat saya sayangkan adalah orang yang merokok tadi sama sekali tidak bergeming sedikit pun. Dengan santainya tetap menghisap rokoknya sambil membaca koran. Sedangkan laki-laki disamping perokok itu tersenyum sambil melirik ke arah Nayyara. Karena saya sudah tidak ada kepentingan lagi dibank tersebut, saya pun mengajak Nayyara pergi Powered by Telkomsel BlackBerry®














